Tuesday, November 19, 2013

my birthday

Hari ini (17 Nov) adalah hari ulang tahunku, hari yang special tentu harus dilewatkan bersama orang yang special juga, seperti tahun2 sebelumnya aku selalu dirayakan oleh adik2ku, aku merasa sungguh bersyukur punya adik-adik yang begitu perhatian dan peduli, mereka adalah keluargaku dan segalanya bagiku.
Tapi tahun ini ada seseorang yang spesial, keinginanku sangat simple hanya ingin makan berdua, saat jam menunjukkan 00:01 dia akan menjadi orang pertama yang mengucapkannya, dan semua itu terwujud, mungkin Tuhan mendengar doaku.

Sebenarnya sudah kurencanakan menghabiskan weekend bersamanya, tak ingin diganggu siapapun, kita makan makanan masakan sendiri, duduk santai pelukan sambil nonton tv, kemudian tiup kue ulang tahun, make a wish saat lewat jam 12 malam, tapi semua tidak berjalan sesuai yang direncanakan, dia sudah mengatur jadwal lain walau tidak seperti yang kuinginkan, tapi aku menghargai usahanya, karena tanda dia peduli, bagiku yang penting bisa bersamanya, tapi ujung-ujungnya karena kehujanan dan cari tempat teduh akhirnya kami makan di sebuah restoran juga hingga jam menunjukkan 12 malam lewat, dia benaran jadi orang pertama yang mengucapkan secara langsung kepadaku.
Aku sangat menghargai apa yang kami lalui kemarin malam, aku gak bisa ungkapkan bagaimana senangnya dan aku benar-benar sangat sayang padanya.

Kenapa aku begitu peduli padanya? Dulu saat kami baru kenal, aku ingat jelas pada pertemuan keempat, dia memelukku dari belakang dan berjanji tidak akan membuat hatiku terluka lagi. Saat itu aku tak bisa menahan air mata, karena aku sadar aku akan jatuh cinta dengan orang ini, aku menanggis senang karena aku percaya ucapan dia tulus, aku menanggis sedih karena seakan-akan semua masa lalu terluap keluar. Sejak saat itu aku membuka diri untuk memulai dengannya, dalam satu bulan pengenalan, walau tidak bisa dibilang banyak, tapi ada beberapa hal yang kita lalui bersama, masih ingat saat aku sering dinas bepergian, dia selalu setia menungguku, tiap hari temani aku ngobrol, walau kadang suka ajak ribut di chatting, tapi aku bisa toleransi semuanya. Masih ingat saat aku bilang capek, dia memberikan voucher hotel mewah untuk istirahat dan refreshing, kemudian pagi hari saat bangun tidur, dia sudah bawakan teh hangat dengan note di samping tertulis "Good morning, I love you." sebesar ini belum pernah aku diperhatikan seperti ini. Masih ingat saat kita bolos kerja bersama dan menghabiskan waktu seharian makan makanan enak. Masih ingat saat kamu sakit, tapi kamu tutupin dan bela2in temanin aku jalan-jalan dan pergi nonton, akhirnya kamu tidak tahan dan hampir tertidur di bioskop, aku antar kamu pulang, belikan kamu obat, buatkan kamu teh, belikan kamu makanan, itu adalah hal paling perhatian yang pernah kulakukan untuk orang lain. Masih ingat kamu selalu ajarin aku untuk berbuat dan berbagi kebaikan kepada orang lain, kadang kita beli sedus susu, kadang puluhan roti hanya untuk sekedar bagi-bagi kepada orang2 kurang mampu yang kita temui di jalan.

Begitulah dia, selalu membuatku begitu kangen, senang, marah dan cemburu. Mungkin waktu yang kami lalui hingga sekarang belum lama, tapi aku berharap bisa jangka panjang dengannya, tentu aku harus berusaha agar semua ini bisa terwujud, aku akan selalu membuat dia senang, membuat dia menginginkanku, kadang beri dia surprise, menghabiskan moment penting bersamanya, berbagi kesedihannya, mendukung dan mengarahkan dia ke hal-hal yang baik.







Categories:

0 comments:

Post a Comment