Friday, November 21, 2014

Happy birthday to me

Bangun pagi sudah disajikan MISUA super komplit dengan meat ball + telur ayam + telur bebek.
Knp hrs 2 macam telur? Konon kabarnya biar rezeki melimpah. Thank you for my lovely sister yg udah bela2in bangun pagi demi masak ini.













Sampai kantor, dapat another supprise, ini tidak hanya ulang tahun biasa, tapi sekali ulang tahun ada 4 orang bersamaan, hehehe...4 times happiness.


























Thank you for my colleague, all of you are awesome.















Tentu tidak lengkap jika tanpa acara makan2 bersama, semoga kita semua selalu diberkati kesehatan dan kebahagiaan.














Hahaha...another surprise, I really didn't expect this one, but you guys really get me surprise. Thank you.





  









Dinner with Family member















Look, who make me this amazing lunch? we have octopus salad, fettuccine with bacon and green tea (my favorite), and Japanese snack. Amazing chef!

And this one, not about the price, but the effort, the time to make it and the idea was brilliant,  fantastic!























Thank you all for the surprise, the wishes and the time spending for my birthday, best wishes for all of you.

Sunday, October 12, 2014

Resentment

Butuh waktu cukup lama untuk menulis blog ini, karena aku tidak tahu harus bagaimana memulainya, apa yang harus aku tulis? Apakah tentang kesedihan, kegembiraan atau kebencian?

Aku terus mencari jawaban apa yang telah terjadi, apa yang salah, kenapa bisa begini? Apakah yang kulakukan masih kurang? apakah sifatku ada yang tidak benar? apakah aku kurang banyak berkorban? apakah aku kurang mencintaimu?

Bertemu denganmu membawa banyak perubahan, awalnya aku tidak pernah mengira "I will fall so deep with you" namun keseriusanmu membuat aku berubah pandangan, walau sudah diperingatkan oleh beberapa teman, tapi aku memilih percaya pada diri sendiri, karena mereka tidak melihat apa yang aku lihat darimu.
Tapi apa yang kupercayai semuanya salah, kenapa bisa begini?

 Kadang aku berpikir, mungkin aku hanya pelarianmu sesaat aja, aku hanya pengisi kekosongan hatimu sesaat saja, saat kamu sudah bosan, aku hanya akan dibuang begitu saja. 
Selama berjalan denganmu, tak pernah aku merasa dihargai olehmu, apa pun pengorbananku, bagimu mungkin hanya sesuatu yang sudah seharusnya, tapi bagiku itu adalah sesuatu yang aku lakukan hanya jika aku benar2 menyukai seseorang.

Jika kamu benar2 juga mencintai aku, kenapa kamu tidak bisa menghargai apa yang aku lakukan, tidak bisa menjaga perasaan, tidak bisa jujur dan kenapa tidak bisa setia?
Jika kamu tidak happy bersamaku, kamu tidak pernah mencintaiku, kamu bisa ngomong, kamu boleh tinggalkan aku, tidak perlu sampai harus begini.
Aku sudah menerima keadaan, aku tidak mencari jawaban lagi, semua ini terjadi bukan karena kamu terlalu kejam, tapi karena aku yang terlalu bodoh, tidak bisa melihat jelas, mempercayai semua janji2 kamu yang tidak pernah ditepati.



Sudah bersamamu selama 250hari, apa aku pantas disakiti seperti ini olehmu? Apakah pengorbananku masih kurang?

I try to forgive, but it's hard, because I can't forget




Sunday, October 5, 2014

Her lost

Dia menanggis lagi tadi siang, tiap kali melihatnya begitu aku selalu tidak tega, rasanya begitu tak berdaya, pengen menghibur tapi takut terbawa suasana, jika aku berada di posisinya, mungkin aku juga akan tenggelam di rasa duka yang entah kapan baru bisa berlalu.

Bulan July merupakan bulan yang berat bagi keluarga kami, saya ingin menceritakan cerita ini dari sisi mama saya, dalam dua minggu dia kehilangan papa dan koko (kakak laki-laki) yang paling dekat dengannya.

Tgl 15 July malam, kakek saya (mama punya papa) meninggal dunia sejam setelah menolak dirawat di rumah sakit, saya melihat langsung kakek "pergi" selamanya di hadapanku, begitu cepat, tanpa ada rasa sakit, tanpa ada rasa penderitaan (setidaknya itu yang saya ketahui), meski kami semua merasa kehilangan, tapi kami mengerti bahwa kakek pergi karena faktor usia, kami harus merelakan kepergiannya. Setelah kakek pergi, semua sanak saudara pada berkumpul bantu mengurus urusan pemakaman, paman ke-tiga saya yang di Jakarta yang paling jarang ikut berkumpul juga segera balik dari dinasnya di Lombok pada esok harinya. Anak laki-laki kakek yang pertama (paman pertama) bersama istrinya juga bergegas datang esok malamnya ke rumah duka, sesuai adat kami, jika anak di luar kota pada saat orang tua meninggal tidak ada berada di sisinya, maka pada saat pulang harus berlutut dari ujung depan rumah hingga ke samping sisi peti orang tuanya. Hari kedua, anak perempuan pertama kakek juga bergegas datang dari Bagan, saya melihat dia berlutut dari ujung depan rumah duka, sambil menanggis memanggil nama bapanya. Pada hari ketiga mama saya dan paman kedua menyusul datang ke Jakarta. Paman kedua dan mama lebih tenang saat datang, mungkin karena pada kunjungan mereka saat kakek masih sakit sebelumnya mereka sudah ada persiapan mental.

Kakek dimakamkan di hari ke-6, sebelum ditutup petinya, kami semua melihat wajah kakek untuk terakir kalinya, sangat perih melihat kepergian anggota keluar, meski kita sudah ada persiapan mental, tapi tidak ada rasa tidak rela. Dalam ingatan saya, waktu kecil kakek suka naik sepeda datang berkunjung ke rumah hanya sekedar demi minum kopi buatan mama (mamaku lumayan hebat seduh kopi - at least for me she is the best), kakek orang yang berwibawa, sangat galak, mungkin karena bawaan background keluarga. Bagiku kakek saya adalah orang yang membuat keluarga besar ini solid dan sehati.

Selesai acara pemakaman kakek, pada hari esoknya semua mulai balik ke tempat kerja masing-masing, paman kedua, mama dan tante balik ke Bagan dua hari kemudian, saya yang antar langsung ke bandara sampai ke ruang tunggu baru aku pamit pulang.

Ternyata setelah balik ke Bagan, paman langsung jatuh sakit, papa dan mama di Bagan bergantian rawat, karena keluarga paman kebetulan semuanya sedang berada di Jakarta, jadi paman sendirian di Bagan.

Hari ke-4 semenjak kepulangan paman, datang kabar yang sangat mengejutkan, saya masih ingat hari itu hari Sabtu, saya baru bangun tidur dan masih malas2an di ranjang merencanakan bagaimana manfaatkan liburan lebaran, tiba2 ada telp dari tante (adiknya mama), ini telp yang sangat tidak biasanya, karena tante jarang banget telp saya, apalagi saat itu baru jam 8 pagi, aku tidak angkat, kemudian dari luar kamar terdengar suara adik yang cukup kencang; "Paman meninggal!" . Tidak percaya dengan apa yang saya dengar, saya langsung berlari keluar kamar menanyakan apa yang terjadi, dan saat itu aku sadar kenapa tante bisa telp saya pagi-pagi, aku segera telp balik, tapi tante sudah tidak bisa berkata dengan jelas, karena dia tidak bisa menahan tangisan.

Aku dan adik2 berempat langsung ke rumah paman di Jakarta, berharap ada yang bisa kami bantu, ternyata istri dan anaknya sudah berangkat pulang Bagan naik pesawat paling pagi, kemudian kami memutuskan ikut menyusul naik pesawat sore. Saya, adik, tante dan beberapa sepupu, kami naik pesawat yang sama. Butuh waktu cukup panjang, pertama harus naik pesawat 1 1/2 jam dari Jakarta ke Pekanbaru, kemudian lanjut naik mobil 6-8 jam, apalagi pas menjelang malam takbiran, lebih sulit lagi untuk mendapat kendaraan, tapi syukur sepanjang perjalanan tidak ada kendala.

Tiba bagan sudah jam 12malam lebih, sampai depan rumah paman sudah terlihat koko sepupu berlutut menanggis di depan pintu, keempat anak paman nanggis sampai mau pingsan, tante juga nanggis, istrinya paman terlihat sudah seperti orang kebinggungan, yang paling parah adalah mama saya, jujur sampai sebesar ini saya belum pernah melihat mama saya nanggis begitu sedih, saya cuma bisa memeluk dan menghiburnya.

Mama dan paman tidak hanya sekedar hubungan kakak adik kandung, tapi juga bos dan karyawan, mama sudah kerja dengannya sejak masih gadis, paman punya usaha pakaian dan mama adalah penjahitnya, dulu saat sekolah semua seragam sekolahku diukur oleh paman dan dijahit oleh mamaku sendiri, bahkan hingga kerja pun celana kerjaku masih dijahit oleh mamaku sendiri.

Sejak kepergian paman, mama sering meneteskan air mata, bagi mama memang ini pukulan yang sangat berat, baru kehilangan papa, selang dua minggu kemudian kehilangan koko, itu juga berarti dia kehilangan pekerjaan.
Mama dan paman sering bepergian bareng, dtg berkunjung ke jakarta jg biasa bareng, bbrp tahun lalu juga wisata bareng ke China.
Setelah paman dimakamkan, aku dan saudara lain sudah balik Jakarta, hampir tiap hari aku akan telp balik untuk ngobrol dengan mama hanya untuk sekedar pastikan mama baik2 saja.

Bulan September kemarin, adik menikah (selang dua bulang setelah kakek dan paman meninggal), aku melihat mama meneteskan air mata lagi, hatiku berkata mungkin mama sedang berpikir seandainya papa dan kokonya masih ada, pasti bisa ikut merasakan kebahagiaan ini.



(Yg dibelakang adalah paman dan istrinya, yg di depan mulai dari kiri ke kanan adalah nenek, tante ke 3, kakek, tante ke 4, kemudian mama saya)
Hingga blog ini ditulis, nenek saya masih belum tahu bahwa anak ke 2 nya telah tiada.

Kakek dan paman, semoga kalian bisa terlahir ke kehidupan yang lebih baik.

Wednesday, July 23, 2014

Peace at Thailand

Satu kata untuk perjalanan ke Thailand, "PEACE", perjalanan yang luar biasa tentu ada kisah luar biasa dibaliknya juga. Sebenarnya sudah beberapa kali saya ingin berwisata ke negara Gajah Putih, tapi selalu saja gagal dengan berbagai kendala, saya sangat bersyukur kali ini bisa berjalan mulus meski ada ancaman genjatan militer dan curfew, tapi tetap saya terjang. Hasil tabungan uang dinas beberapa kali saya gunakan untuk wisata kali ini, saya merencanakan perjalanan yang cukup lama, yaitu selama 8 hari, luar biasa kan, 8 hari berada di Bangkok, apa yang mesti dilakukan? Untung saya membawa tour guide yang luar biasa, orang yang sudah anggap Bangkok sebagai rumah kedua atau ketiganya, hehe...

Setelah check in di hostel (sudah sering kalo nginap di hotel, sesekali cobain hostel, pengalaman yg berbeda), saya dan my super tour guide langsung ke Wat Mahabut (Mai Nak Nak) untuk sembahyang dan berdoa, harus kuakui tempat ini sangat berbeda dengan kuil-kuil pada umumnya, di mana kita sembahnya buka dewa atau orang suci lainnya, tapi melainkan kuntilanak bersama bayinya, tentunya kuntilanak yang baik, mungkin lebih gampangnya kalian bisa cari film Pee Mak, kabarnya itu adalah ceritanya yang dibuat jadi film. Tak hanya orang asia yang berkunjung ke tempat ini, tapi saya melihat ada orang barat (bule) juga ikut sembahyang, mungkin rumor jika berdoa dan memohon dengan tulus dan niat yang baik maka permintaan akan dikabulkan sudah menyebar sampai ke telinga orang barat, tak ada salahnya jika kita ikut berdoa asal dengan niat yang baik.
Selesai dari Wat Mahabut, kami lanjut naik ojek dan BTS ke lokasi Simianfo di Erawan, another spiritual activity. Simianfo di sini rame sekali, meski di Bangkok ada banyak patung Simianfo tapi yang di Erawan adalah yang paling rame, gak bisa kebayang jika datangnya pas ulang tahun Simianfo. Pas perjalanan menuju Erawan kami sempat diwawancara oleh wartawan dari Phoneix TV (Hongkong) menanyakan pandangan kami terhadap Darurat Militer yg terjadi di Bangkok, sepertinya cukup serius, tapi kami hanya berharap semua berjalan aman dan lancar, holiday tidak terganggu.
Setelah capek sejak turun pesawat dan panas2 jalan sana sini, kami sepakat mau relax di Onsen Yunomori, tempat spa ala Jepang satu2nya di Bangkok, jika sempat main ke Bangkok, sangat disarankan untuk santai sejenak ke tempat ini, very recommended.

Hari-hari selanjutnya kami kunjungin berbagai tempat wisata di Bangkok, seperti Wat Pho dengan patung Buddha yang begitu megah, Asiatiq yang begitu rame, tapi gak sempat aku jelajahi seutuhnya walau sudah ke sana dua kali, Sim Niramit dengan pertunjukan kelas International yg spektakuler, tak luput juga kehidupan malam yang WHAO...sungguh liar, tapi secara pribadi aku kurang menikmati karena stafnya terlalu antusias dan pemainnya ehmm...not my type, wkwkw...kemudian ada ke Siroco, lokasi syuting film Hang Over 2.

Pengalaman lainnya yaitu di Bangkok kita hampir tidak pernah makan di tempat mewah, kebanyakan kita cicipi makanan tepi jalan, makan ciri khas lokal, cuaca di sana pas lagi panas2nya, keringat berjujuran, kejar2an naik BTS, dapat kenalan traveler bule yang akhirnya ikut kami keliling Bangkok, ketemu pengemudi Tuk Tuk yg reseh.

Mungkin suatu saat aku akan balik lagi ke Bangkok, dan saat itu semua pasti akan terasa sangat indah, karena semua kenangan saat itu begitu menyenangkan.

Wednesday, June 18, 2014

Kenapa bisa merasa bosan?

Akhir-akhir ini aku sering dihadapi sebuah pertanyaan oleh temanku, dia berulang kali mengeluh bahwa dia merasa bosan, bosan karena ini, bosan melakukan itu dan lain-lain, lantas apa yang membuat orang merasa bosan?
Jika kita bosan dengan pekerjaan apakah kita harus berhenti dan ganti pekerjaan?
Jika kita bosan dengan pasangan apakah kita harus ganti pasangan?
Jika kita bosan begini apakah kita harus ganti begitu?

Coba luangkan sedikit waktu untuk benar-benar tenangkan diri dan berhenti menanyakan pertanyaan yang sama terus menerus, bisa jadi itulah sumber kebosanan terjadi.
Ada yang berkata kebosanan itu muncul karena kejenuhan terhadap sesuatu atau seseorang yang di mana dulunya menyenangkan tapi sekarang rasa kesenangan itu sudah berkurang. 

Kenapa kesenangan itu bisa berkurang? Karena kita sendiri mengulangi kesenangan tersebut terus menerus dengan cara yang sama tanpa ada perubahan sama sekali. Contohnya kita suka dengar lagu Mariah Carey, mungkin jika kita dengar beberapa kali kita akan merasa senang, tapi jika didengar terus menerus pasti akan merasa bosan dan momentnya jadi hilang, apalagi Mariah Carey aja sudah ubah haluan lagunya dari dulunya yang melow jadi RnB dan hiphop, karena dia sendiri juga bosan dan butuh ubah cara menyanyi. Contoh lainnya lagi, kita suka makan ayam di KFC, jika pagi siang malam makan KFC terus menurus pasti juga akan merasa eneg.

Lantas bagaimana mengatasi kebosanan? Yaitu memberi batasan kepada diri sendiri, saat kita sudah mendapatkan momentnya, saat itulah kita harus stop dan beralih ke hal lain. Sebuah blog phisikologi menuliskan "cara-cara untuk menghilangkan kebosanan adalah dengan memberi limit pada sesuatu itu agar tidak sampai pada titik kejenuhan, limit ini dalam arti tidak melakukan hal yang sama secara terus menerus, pokoknya ada hal yang di ragamkan.
jika tempat tak bisa di tukar, aktifitas tak bisa di tukar, objek tak bisa ditukar, maka tukarlah dan gantilah mana yg bisa di tukar, sehingga tdk merugikan atau mengurangi sesuatu yg rutin tersebut.
"

Saya tidak tahu bagaimana orang lain mengatasi kebosanannya, di sini aku menceritakan caraku mengatasi kebosanan, semua orang punya rutinitas dan hobby sendiri, saya sendiri suka makan seafood, tapi saya tidak akan makan seafood dua kali dalam sehari, saya suka makan kwetiau, tapi saya tidak akan makan kwetiau dua kali dalam sehari, adanya dua bungkus dalam sekali makan, saya suka fitness tapi saya tidak akan mengulang latihan gerakan yang sama saat tiap kali ke tempat fitness, saya variasikan dengan ikut kelas dan aktivitas lainnya atau ganti lokasi lain, saya suka nonton di 21 atau Blitz, tapi saya tidak akan nonton 2 movie berturut turut di 21 maupun di blitz, apalagi nonton movie yang sama terus menerus dalam waktu yang relatif dekat.

Bagaimana jika saya harus melakukan hal yang sama terus menerus setiap hari? Contohnya saya harus bangun pagi dan pergi kerja setiap senin-jumat? Perjalanan ke kantor mungkin tidak banyak pilihan, saya kadang suka coba lewatin jalan yang berbeda, mgkn coba pakai mobil yang berbeda (bisa pinjam teman), atau mungkin coba naik taxi, coba naik motor, tiba kantor mungkin saya mulai dengan hal-hal yang menyenangkan, misalnya minum kopi, baca berita, main social media atau main game sebentar sebelum fokus dengan kesibukan kantor. Dan bagaimana jika saya sudah bosan bekerja meski sudah lakukan semua variasi? Mungkin bisa dengan sukai teman-teman kerjamu, suka dalam arti senang ngobrol dan bertukar pikiran dengan mereka, buat suasana kerja lebih menyenangkan. Tapi bagaimana jika semua itu sudah tidak mempan? Maka ingat tujuan bekerja untuk apa? Mungkin karena butuh gajinya? 

Ada saatnya kerja tentu ada saatnya bersenang-senang, jika kamu sudah bekerja keras, bekerja dalam waktu panjang, maka berilah diri sendiri "kesenangan", misalnya pergi shopping, pergi liburan singkat, pergi relax atau sekedar bobo malas sepanjang hari, yang penting lakukan itu sendiri atau dengan orang yang juga menyenangi aktivitas tersebut, tidak perlu paksakan atau meminta kepada orang lain untuk memberikan kesenangan itu, karena kadang bisa memberi efek sebaliknya. Kesenangan itu seharusnya berasal dari diri sendiri, tidak selalu mesti pemberian dari orang lain.

Satu lagi kebosanan yang menurut saya paling konyol dan lucu, banyak orang mengeluh dia bosan dengan pasangannya, apa yang saya uraikan di sini hanya pandangan dari apa yang saya pernah dengar, saya tidak habis pikir kenapa orang bisa merasa bosan dengan pasangan mereka sendiri, ironisnya bagaimana jika sebenarnya pasangan Anda juga sudah bosan kepada diri Anda sendiri? Lantas apa yang kalian lakukan jika sudah bosan dengan pasangan? Kalian akan selingkuh? atau cari pasangan yang baru? Jika itu solusinya, maka jangan salahkan orang lain jika kamu diperlakukan sama seperti itu, ibarat baju sudah bosan pake tinggal buang dan ganti yang baru. 
Coba Anda pikirkan kembali, kalian posisikan pasangan kalian sebagai apa? Jika kalian anggap dia "ATM" maka kalian akan bosan saat dia berhenti memberimu materi, jika kalian anggap dia "badut" maka kalian akan bosan saat dia tidak bisa membuatmu tersenyum, jika kalian anggap dia "supir" maka kalian akan bosan saat dia tidak bisa mengantar jemput kamu, jika kalian anggap dia "pelampiasan sex" maka kalian akan bosan juga saat sensasinya sudah hilang.
Dari pengalaman relationship yang saya alami, hingga sekarang belum pernah aku alami hal seperti itu, kenapa? Karena saya tidak mengharapkan sesuatu yang berlebihan dari pasanganku. Dulu kenapa bisa jatuh cinta, ya itulah yang aku suka darinya, karena personality, karena bagaimana dia perlakukan kamu, karena bagaimana dia selalu memberi dukungan, selalu mendengarkan, memberi arahan positif, dan selalu ingat satu hal, dia bukan serba bisa, ada kalanya kita yang harus memberi kembali. Jadi apakah kalian masih merasa bosan sama orang yang sudah mendukungmu, selalu menemanimu dan memberimu perhatian?
Lantas bagaimana jika sama-sama tidak ada aktivitas yang bisa dilakukan? Itu juga pertanyaan bodoh, kebahagiaan itu dari diri sendiri, jika kamu sendiri bahagia maka orang di sekitarmu juga akan bahagia, orang yang bahagia dibiarkan duduk diam juga bisa tersenyum.
Jadi bagaimana menghadapi rasa bosan? Menurutku harus tahu batas, tidak banyak menuntut, meski suka akan sesuatu juga tidak boleh terlampau sering mengulanginya, isi diri sendiri dengan aktivitas yang positif, saat kerja benar2 kerja, saat istirahat benar2 istirahat, dan selalu merasa bersyukur ada orang yang menemanimu. 
Ingat, saat Anda merasa bosan, orang lain juga akan merasa bosan, karena energi positif maupun negatif itu menular, jadi kenapa harus menularkan energi negatif?



Tuesday, March 25, 2014

Apakah pasangan Anda adalah jodoh Anda?


She Might Be the One


Apakah pasangan Anda adalah jodoh Anda?
Baca list berikut untuk tahu apakah pasangan Anda adalah jodoh Anda.
Kali ini saya akan membantu Anda untuk mencari tahu apakah pasangan Anda sekarang merupakan sosok "the one" untuk hidup Anda. Baca list di bawah ini dan serapi. Jika ternyata list yang saya berikan sesuai dengan hati Anda, maka tidak salah lagi kalau pasangan Anda adalah "the one" untuk hidup Anda.

Mungkin saat ini kamu sudah di tahap yang ingin serius dengan pasangan kamu tetapi masih ada beberapa keraguan dalam diri kamu yang meningkatkan hubungan kamu dengan pasangan ke tahap yang lebih serius. Untuk membantu kamu mencari tahu apakah dia mungkin yang 'terakhir' untuk kamu, coba cek checklist berikut ini!

Kamu bisa jadi diri sendiri ketika bersamanya
Kamu tidak perlu jaim dan merasa sangat nyaman ketika bersamanya, begitu juga sebaliknya. She sees you at your best and she has seen you and handled you well at your worst.

She's your best friend

Kalian saling terbuka satu sama lain, bahkan berbagi rahasia penting akan hidup kalian. Yang paling penting adalah ketika kamu selalu kembali padanya untuk menceritakan hidup kamu, tantangan yang sedang kamu hadapi, kekhawatiran kamu, atau kebingungan kamu ketika mengambil keputusan. Pokoknya di segala situasi emosional, kamu selalu mencarinya untuk berbagi dan tidak dengan orang lain, then she might be the one.

Visi kalian sama
Hal ini bisa kamu cek dari awal. Misalnya, kalian sama-sama suka traveling, sama-sama suka bergaul dan punya banyak teman, sama-sama mementingkan pendidikan dan jenjang karier yang baik, sama-sama ingin punya hubungan yang serius, sama-sama terpikir untuk punya anak, sama-sama membenci selingkuh, dan sebagainya. Pokoknya jika hal-hal yang menurut kamu penting dan menjadi tujuan hidup kamu ternyata sejalan dengan pemikirannya, maka kemungkinan besar dia adalah orang yang tepat.

She's funny

Nggak ada orang yang nggak suka sama orang yang lucu. Apalagi kalau yang lucu pacar kamu sendiri, kebayang kan setiap kalian bersama pasti akan selalu menyenangkan.

She cares about you but is not possessive

Hubungan yang sehat adalah ketika kalian bisa saling menyayangi, saling percaya, tapi tidak posesif. Ini artinya saat dengannya kamu adalah miliknya, tapi kamu tidak akan kehilangan diri kamu sendiri atau teman-teman kamu ketika kamu membutuhkan mereka. Dia bisa cemburu, tapi tidak cemburu buta yang berlebihan. Nah untuk urusan ini hanya kamu yang bisa sense, apakah selama ini dia mengekang atau justru memberi kamu keleluasaan bergaul?

Your parents and your friends love her a lot!

Tidak hanya cantik, pacar kamu ternyata juga charming, sopan, berkepribadian hangat, dan sangat pintar mengambil hati orang tua dan teman-teman kamu. Ini purely soal kepribadian dan social skill-nya dia, and it usually comes naturally. Jadi kalau sampai kamu ketemu cewek model begini, bisa dibilang kamu beruntung.

Tidak banyak konflik berarti

Tidak ada manusia yang sempurna, semua pasti punya kekurangan. Tapi lihat deh bagaimana kalian berdua menghadapi konflik. Kalau tidak banyak friksi atau sesi berantem yang meledak-ledak, bisa jadi kalian memang cocok. Kalian tidak pernah berantem soal hal-hal kecil yang nggak perlu dan selalu menanggapi masalah dengan dewasa dan kepala dingin. Perhatikan caranya meredam emosi kamu dan apakah dia cukup berani mengakui kesalahannya. Jika dia memiliki kualitas seorang pasangan yang dewasa, bahkan dalam konflik, well, you're lucky!

She supports you and makes you want to be a better person

Ini susah dijelaskan, tapi keberadaannya selalu membuat kamu ingin menjadi lebih baik, tanpa dia menuntut hal apapun. Dia selalu positif dan mendukung kamu dalam segala hal yang kamu jalani. Suportif dalam arti, kalau menurut dia kamu salah langkah, dia akan memberitahukannya, begitu juga sebaliknya jika menurutnya bagus kamu akan didukung habis-habisan, apalagi kalau kamu takut dan down. You see Michelle Obama? Yah kira-kira kayak gini deh karakternya...

Sexual chemistry is on the same level

Ini harus kamu cari tahu sendiri di tempat tidur. Ingat, seks itu esensial, apalagi dalam kehidupan rumah tangga. Jika kehidupan seks kalian buruk atau tidak cocok di tempat tidur, maka chemistry yang lainnya bisa ikut hancur juga.

You just know

Statement paling klise tapi paling benar: you just know that she is the one. You feel incomplete without her. Ini yang harus kamu rasain sendiri, karena datangnya dari dalam hati. Salah satu cara mengetahuinya adalah dengan membayangkan kamu menikah dan hidup bersama dengannya. Kalau kamu bisa membayangkan menjadikannya pendamping hidup kamu, then she has that quality to be "the one".

So, have you ticked the entire check list?

sumber: www.talkmen.com

Friday, March 14, 2014

Diana Film


Rata-rata pasti mengenal siapa Putri Diana lewat media, tapi apakah kalian sudah pernah menonton film Lady Diana yang diperankan oleh Naomi Watts? Biasanya movie yang menarik minat saya untuk nonton adalah yang bertema Fantasy, Horor, Thriller, Misteri, Detektif, tapi menurutku film ini sangat luar biasa bagus ceritanya, padahal film ini bertema drama. Kenapa luar biasa bagus? Mungkin sudah umum kita menonton cerita tentang pangeran yang jatuh cinta pada gadis desa, atau pria desa yang jatuh cinta pada putri raja, tapi yang ini menceritakan bagaimana kisah romance seorang putri layaknya kisah romance orang biasa.

Seorang putri, tentu kita bisa membayangkan lingkungan kehidupannya seperti apa, bisa mendapatkan apa saja yang dia inginkan, selain di kelilingi oleh barang atau hal2 yang mewah, tentu dia juga dikelilingi oleh orang yang berstatus special, seperti bangsawan, millioner, dll, tapi dia jatuh cinta kepada seorang dokter bedah, walau profesi dokter juga bukan profesi yang biasa, namum bukan profesi yang dimaksud di sini, tapi karakter yang dimiliki oleh dokter tersebut, selain itu secara pribadi aku merasa ada kemiripan dengan karakter dokter tersebut, dia suka privacy, suka ketenangan, tidak ingin di expose, mudah marah (opsss). Dan dia jatuh cinta dengan seorang putri, dengan kata lain tidak akan ada privacy, setiap gerak gerik mereka akan di expose, semua harus sembunyi2. 

Saat menonton film tersebut, aku merasa terlibat sangat emosional, bagaimana Diana berjuang untuk cintanya, bagaimana cara dia memberikan perhatian. Dia adalah seorang putri, seperti yang dia bilang di film "I always get what I want", tapi lihat bagaimana cara dia mencintai seseorang, dia mempelajari lagu jazz, dia memasak, dia membersihkan rumah, dia harus pake wig saat kencan, tukar mobil dengan supirnya, dia berkunjung sendiri ke keluarga dokternya, semua demi orang yang dia cintai. Begitu terasa perhatian yang dia berikan, begitu banyak yang dia lakukan. Saat adegan mereka bertengkar mau putus, ada kata2 dia yang cukup dalam, yang intinya kira-kira seperti ini "Ada jutaan orang di luar sana tiap hari bersorak mereka mencintaiku, tapi yang aku butuhkan hanya cinta darimu."

Sebuah relationship jika sudah ada unsur luar dan terlalu sering di expose umumnya tidak akan bertahan lama, lihat saja para artis, yang umumnya awet adalah yang habis menikah kemudian hilang dari dunia entertainment, relationship ya antara 1+1, tidak ada unsur ex, tidak ada gosip, tidak perlu ada sensasi luar, just you and me.

Aku sangat terkesan dengan moment2 saat mereka bersamaan, bagaimana mereka berusaha untuk tetap bersama, aku sangat mendambakan moment2 seperti itu juga dengan orang yang kusayangin, yang kucintai, tapi kadang orang berpandangan tidak serupa, ada yang bisa menciptakan moment dengan siapa saja, jadi mereka sebenarnya bukan merindukan dengan siapa moment tersebut terjadi, tapi mereka hanya merindukan moment itu saja. Sedangkan aku...aku hanya bisa merasakan moment itu jika bersamamu.

Tuesday, January 28, 2014

I called it SUPER HOLIDAY (Yogya-Bali-Lombok-Gili)

Untuk dapatin cuti di kantorku tergolong gampang-gampang susah, paling tidak itu yang terjadi padaku. Setelah penuh penantian dan harap-harap cemas hampir sebulan, akhirnya cuti disetujui, luar biasanya aku ambil cuti langsung 7 hari, di tambah weekend dan liburan total jadi 12 hari, amazing bukan? Jika utk dapatin cuti aja begitu susah, tentu cara gunakan cuti juga harus luar biasa. 

Liburanku kali ini sangat luar biasa, merupakan liburan paling panjang dengan jumlah kota yang dikunjungi juga paling banyak (di luar dinas) yang pernah aku lakukan.

1. Yogyakarta (3 hari)
Jam 9 malam berangkat dari station kereta api Jakarta (Gambir), jam 4:20 pagi tiba di statiun Yogyakarta, pertama hal yg harus dilakukan tentunya adalah makan nasi gudeg, hehehe...udah lama aku ngiler makanan ini, akhirnya kesampaian juga.
Bagiku Yogya kota yang berseni, walau aku gak sempat berkunjung ke tempat yang bersejarah seni, pas di Yogya sempat jalan di Malioboro yg bnyk makanan kuliner, terus ke Alun2 yang punya 2 pohon beringin besar, konon jika bisa jalan lurus lewatin kedua pohon tersebut maka impian bisa terwujud, tapi pas pergi kondisinya lagi becek jalannya, kemudian ada ke pusat kerajinan perak, udah cobain juga naik angkot lokal sampai ke Candi Borobudur, sungguh bangunan yang luar biasa, tapi apesnya pas hari hujan juga, kurang bisa hunting foto. Soal makanan mgkn aku tidak terlalu banyak jelajahi, cuma sempat cobain restoran Raminten, bakpia, angkringan, kopi jos, kalimilk, tapi paling berkesan adalah pada saat berkunjung ke Gunung Merapi - Kaliurang, makan di restoran Buekenhof, pengen rasanya lama2 di restoran itu, selain makanan enak, harga terjangkau, suasana ketenangannya yang paling kusukai.


Alun-alun, konon jika bisa jalan lurus melewatinya dengan kondisi mata tertutup, maka semua doa akan terkabulkan.










Candi Borobudur
















Restoran Buekenhof



 Restoran Buekenhof, sungguh tempat yg tenang untuk menghabiskan waktu sambil santap makanan lezat.





 Rumah korban letusan gunung merapi, kekuatan alam sungguh menggerikan


Bunga Edelweiss, bunga yang tidak boleh kena air.
















2. Bali (4 hari)
Satu kata - Hujan. Selama 4 hari di Bali, bisa dibilang tiap sore selalu hujan, cuaca mendung, agak membuat acara jalan-jalan terganggu sih. Awalnya rencana rental motor saja selama di Bali, tapi lihat sikon cuaca yang mendung terus, hujan, angin dingin, akhirnya menyerah dan rental mobil juga setelah 2 hari mencoba menggunakan motor.
Rencana awal sebenarnya ke Bali pengen cari ketenangan juga, tanning, sunset, beach dan sea, tapi karena hujan jadinya tidak bisa tanning, tidak ada sunset, ke beach jg gak bisa tiap saat, hujannya juga buat suasana hati kelabu, hahaha...dan juga gak ada shopping apa pun. Secara kesimpulan perjalanan di Bali agak kurang menyenangkan.

 



Hotel Mulia, jika punya uang lebih, habiskan liburan di sini juga lumayan.

Open Beach di belakang Hotel Mulia.

Blue Point

Tari Kecak, nice performance.











3. Lombok (1 hari)
Semua orang pasti sudah tahu airport Lombok sekarang jauh dari pusat wisata (Senggigi), jika rental mobil biayanya bisa kisaran 350-400ribu, naik taxi pake argo mungkin bisa 100an, tapi sepertinya akan sulit menemukan taxi yang menggunakan argo di daerah bandara. Kali ini saya mencoba naik Damri, cuma 35ribu per orang sudah bisa turun langsung di daerah Sengigi.
Perjalanan di lombok juga terkesan biasa saja, karena pesawat dari Bali ke Lombok sempat delay, kmdn perjalanan dari airrport ke hotel di sengigi juga lumayan jauh (hampir 2 jam), tiba hotel sudah malam, kondisi hotel juga agak lembab (ditambah teman travel ngingau bilang hotelnya ada hantu), hujan pula hampir sepanjang siang.
Jadi selama sehari di lombok cuma sempat jalan ke pantai Sengigi, cuaca mendung, tidak bisa menikmati panasnya pantai, tidak bisa apa2.
Saat mau nyebrang dari pantai Bangsal ke pulau Gili, terjadi hal kurang menyenangkan, dihimbau jika ada traveler mau nyebrang dari Lombok ke Gili, harap beli tiket di loket penjualan tiket, jgn beli dgn agen travel. Tiket penyebrangan dari pelabuhan bangsal ke Gili Trawangan cuma 13ribu per orang, lama perjalanan 30 menit (jika tidak ada ombak).

4. Gili Trawangan (4 hari)
Nah ini inti sari dan puncaknya perjalanan kali ini, mesti saat tiba Gili diguyur hujan, naik cidomo yg rada bau, jalan hutan yang rada becek, tapi semua terbayarkan saat tiba hotel, kondisi kamarnya begitu perfect, rasanya hujan di luar malah membuat suasana jadi makin sempurna.
Gili trawangan, pulau yang bebas polusi karena tidak ada kendaraan bermotor sama sekali, cuma ada kapal perahu, cidomo (kereta kuda) dan sepeda saja sebagai alat transportasi di sana, penduduk mayoritas islam, secara keseluruhan tidak ada menu makanan yang terlalu unik atau spesial, hanya keindahan alam dan suasana yang menjadi nilai jual tersendiri.
Hotel yg ditawarkan sangat beraneka macam, mulai dari yg backpacker sampai buat yang berdompet tebal, bisa buat single traveler, family maupun lover.
Bar di Gili Trawangan juga cukup menarik, pertama kalinya aku hampir tiap malam berkunjung ke bar, sampai akhirnya merasa agak jenuh juga karena melihat orang mabok terus.
Yg paling tak terlupakan adalah malam terakhir sebelum pulang, aku mencoba Magic Mushroom (setelah coba 2 kali sebelumnya namun tidak efek), rasanya mual abis makan, kmdn mulai terasa lemas, seterusnya akan terasa happy dan tertawa dgn apa saja, tapi gak pantas ditiru ya, cukup sekedar tau aja.



Hotel Oasis Trawangan, tempat yang sangat cocok untuk menikmati ketenangan, very recommended place.