Apa artinya kebahagiaan?
Teman bilang, menikahlah dan punya keluarga, maka kamu akan paham apa itu kebahagiaan. Benarkah begitu? Kenapa aku tidak merasa begitu? Pacaran, menikah dan punya anak, layaknya yang dilakukan semua orang? tapi apa mereka semua bahagia?
Dari apa yang kualami, aku memahami kebahagiaan berasal dari diri sendiri, maka itu aku belajar dari pengalaman, aku intropeksi diri, aku mengasah diri jadi orang yang lebih peka, melatih kesabaran, toleransi, kepercayaan. Saat aku merasa sudah siap, aku hanya perlu ketemu dengan orang yang membuatku merasa ingin melindunginya, dihargai olehnya dan bisa berbagi apa saja.
Di saat aku buntu, aku suka bertanya:
Dear God, dear God, please help me...tentunya Tuhan tidak akan segera menjawab, kemudian aku akan bertanya Dear you, dear you, apakah kamu... Tapi biasanya aku tidak mendapat jawaban juga, dan terakhir aku hanya bisa bertanya Dear me, dear me, apakah aku... dan biasanya aku akan menemukan jawabannya.
Terakhir kali disuatu saat aku ingin menetaskan air mata, aku bertanya: Dear God, dear God, tolong hati ini jangan disakiti lagi, aku sudah sangat berusaha. Tapi aku blm tahu jawaban Tuhan bagaimana. Dan aku terus bertanya dalam hati "Dear you, dear you, apakah kamu mencintaiku?" Aku tidak ketahui jawabannya juga. Terakhir aku bertanya "Dear me, dear me, apakah aku mencintainya?" Dan aku tahu pasti jawabannya...aku mencintainya. Tidak ada "tapi, tapi" aku mencintainya, aku ingin bahagia dengannya. Jika aku bisa membuat orang lain bahagia, harusnya aku merasa bahagia juga...harusnya...
Dear God, dear God, tell me how to be a better man..
Teman bilang, menikahlah dan punya keluarga, maka kamu akan paham apa itu kebahagiaan. Benarkah begitu? Kenapa aku tidak merasa begitu? Pacaran, menikah dan punya anak, layaknya yang dilakukan semua orang? tapi apa mereka semua bahagia?
Dari apa yang kualami, aku memahami kebahagiaan berasal dari diri sendiri, maka itu aku belajar dari pengalaman, aku intropeksi diri, aku mengasah diri jadi orang yang lebih peka, melatih kesabaran, toleransi, kepercayaan. Saat aku merasa sudah siap, aku hanya perlu ketemu dengan orang yang membuatku merasa ingin melindunginya, dihargai olehnya dan bisa berbagi apa saja.
Di saat aku buntu, aku suka bertanya:
Dear God, dear God, please help me...tentunya Tuhan tidak akan segera menjawab, kemudian aku akan bertanya Dear you, dear you, apakah kamu... Tapi biasanya aku tidak mendapat jawaban juga, dan terakhir aku hanya bisa bertanya Dear me, dear me, apakah aku... dan biasanya aku akan menemukan jawabannya.
Terakhir kali disuatu saat aku ingin menetaskan air mata, aku bertanya: Dear God, dear God, tolong hati ini jangan disakiti lagi, aku sudah sangat berusaha. Tapi aku blm tahu jawaban Tuhan bagaimana. Dan aku terus bertanya dalam hati "Dear you, dear you, apakah kamu mencintaiku?" Aku tidak ketahui jawabannya juga. Terakhir aku bertanya "Dear me, dear me, apakah aku mencintainya?" Dan aku tahu pasti jawabannya...aku mencintainya. Tidak ada "tapi, tapi" aku mencintainya, aku ingin bahagia dengannya. Jika aku bisa membuat orang lain bahagia, harusnya aku merasa bahagia juga...harusnya...
Dear God, dear God, tell me how to be a better man..