Hari ini kita akan berkunjung ke sebuah kedai teh di Beijing. Meski sudah beberapa kali dinas ke Beijing, tapi baru kali ini sempat ke lokasi ini, awalnya karena bos ku pengen nonton opera, maka oleh buyer kami yg merupakan orang Beijing disarankan tempat ini, bagi bosku tentu tempat ini sudah tidak asing baginya, tapi bagiku tempat ini sangat bagus, tempat ini mungkin tidak cocok untuk remaja dan anak kecil, karena apa yang jadi pertunjukkan di sini semuanya bertema tentang budaya dan kesenian, dan biasanya anak remaja dan anak kecil kurang bisa memahaminya.

Sejarahnya tea house ini berawal dari seorang bapak-bapak yang menjual teh di depan Tian An Men Square dulunya, per mangkok dia jual 2 sen, dan keunikannya yaitu mangkok teh dia yang tergolong ukuran jumbo.
Tempat ini terbagi 2 bagian, ada bagian restoran, kita bisa sambil makan dan dihibur dengan pertunjukkan di panggung (ada permainan alat musik china traditional, ada wayang china), untuk dapat tempat duduk kabarnya cukup sulit, apalagi untuk meja paling depan, kita beruntung karena didampingin teman lokal yang galak, akhirnya kita dapat meja paling strategis untuk nonton pertunjukkan. Makan tergolong enak, tapi tidak begitu menonjol bagiku, yang paling enak adalah teh nya yang luar biasa wanginya dan menyegarkan, kita cuma dipesan agar jangan makan terlalu kenyang, karena saat nonton pertunjukkan berikutnya di sebelah akan ada makanan lagi.
 |
| finest tea i ever had |
 |
| kondisi restoran, selain terbagi 2 lantai, mrk juga ada ruangan tertutup. |
 |
| kostum pelayan |
Selesai makan, kita pindah tempat ke sebelah, pas masuk kita ditanyain berapa orang oleh pelayan di depan tangga naik, saat kita naik dia akan berteriak “四位客观楼上坐” artinya "4 tamu silahkan naik ke atas" karena kami memang berempat saat itu. Style teriaknya membuatku teringat film2 chinese di movie, benar2 membuat serasa balik ke zaman dahulu kala, naik selantai ada museum kecil yang memperlihatkan beraneka macam teh, kemudian barang koleksian zaman 40-50an. Naik ke atas lagi merupakan lokasi pertunjukkan berlangsung, aku melihat hampir 1/3 adalah bule, dan sisanya orang chinese yang bukan orang lokal juga, sempat berpikir apakah nantinya mereka tidak kesulitan memahami pertunjukkan di panggung, karena semua pasti dalam bahasa chinese. Tapi ternyata sudah dipikirkan dengan cermat, kanan kiri panggung ada layar TV yang menyediakan terjemahan acara yang sedang berlangsung, jadi para penonton tidak akan merasa kebinggungan.
 |
| kereta jualan teh |
 |
| terlihat bbrp koleksi barang antik (kiri), aku foto ini krn tertarik | dgn puisi di atasnya |
 |
| menuju lantai 2 dan 3 akan terlihat bnyk foto org terkenal yg prnh mampir (seperti bingkai foto yg di belakang) |

Dan seperti biasa juga, untuk dapat tempat strategis, perlu booking tiket lebih awal, kita berhasil dapat baris kedua, karena baris pertama khusus untuk tamu VIP (not for sale), aku lihat baris pertama semuanya bule. Acaranya cukup bervariasi, ada pertunjukkan buat teh (茶道), nyanyian opera, bayangan tangan, kera sakti, kungfu, kungfu teh, tarian, dan yang paling seru adalah Atraksi topeng (四川变脸), acara ini sudah beberapa kali saya nonton di TV, dan itu saja dah buat aku cukup tabjuk, sekarang berkesempatan lihat langsung dan dengan jarak dekat, bener2 luar biasa tekniknya.
Durasi acara hampir 2 jam, cukup memuaskan, bagi teman-teman yang main ke Beijing, tempat ini cukup recommend untuk dikunjungi, tapi jangan bawa anak kecil, kalo nanggis bisa repot, hehehe... Total pengeluaran per orang bisa sekitar RMB 600-700 (makan dan nonton pertunjukkan).
Bagi yang minat, silahkan bisa cari info lebih lanjut, tentang lokasi dan informasi pertunjukkan bisa lihat di tiket terlampir.
0 comments:
Post a Comment